Cerita Remaja Di Dalam Angkot Mesum

cerita-remaja-di-dalam-angkot-mesumCerita Remaja Di Dalam Angkot Mesum

Cerita Dewasa Eh, Rif, mo kTempat Tinggal ibu? ya sudah bareng saja, aku gembira sekali aku bisa pergi sama bu Mumum. Aku duduk berDibagianan bu Mumum di kursi depan angkot. Ooh, pahaku bersinggungan pacuma yang mulus, aku takut ketahuan kalau penisku sudah mulai menjadi keras, maka aku tutupi tasku.

Sepanjang ekspedisi bu Mumum cerita tentang Familinya dan terkadang-kadang sedikit menanyakan tentang Familiku. Aku berbohong bahwa aku sudah lama tidak mendapat kasih sayang seorang ibu, disebabkan aku hidup terpisah, lalu aku katakan gembira disebabkan aku merasa bisa memperoleh kenyamanan jika berbicara dan bercakap-cakap bu Mumum, terasa bu Mumum sudah kuanggap ibu sendiri.

Bu Mumum terharu dan Memegang tanganku!! Kata beliau, beliau gembira mendengarnya lagian berbasickan dia aku anak yang baik. Dalam benakku, ya, aku memang anak baik, yang siap nikmati tubuh ibu. Aduh penisku hingga keluar pelumas waktu itu, basah sekali. Cerita Remaja Di Dalam Angkot Mesum

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.