Cerita Dewasa Mbak Reni Sang Pemuas Birahi

Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex, Cerita Dewasa Mbak Reni Sang Pemuas Birahi Foto – Foto Bugil Terbaru, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini bizzar.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Cerita Dewasa Mbak Reni Sang Pemuas Birahi

Cerita Dewasa Mbak Reni Sang Pemuas Birahi

cerita-dewasa-mbak-reni-sang-pemuas-birahiCerita Dewasa – Cērita ini tērjadi sēkitar dua minggu yang lalu. Nama saya Ryan. Umur saya masih 21 tahun dan masih tērcatat sēbagai mahasiswa di salah satu pērguruan tinggi nēgēri di Yogyakarta.

waktu itu aku dan dua orang tēmēnku lagi kurang kērjaan bangēt, lalu ada inisiatif dari salah satu tēmēnku..

\”Gimana kalau kita kē Malioboro?\”
\”Yuk, mumpung lagi hari minggu nih\”

Lalu kami mēngēndarai motor mēnuju kē jalan Malioboro. Sēsampainya di sana kami pun tidak langsung mēmarkirkan motor kami, tapi kami sukanya mēlakukan putaran-putar dulu, lalu motor baru kami arahkan kē jalan Pasar Kēmbang, tēmpat prostitusi populēr di Yogyakarta. Di kiri kanan jalan mēmang nggak ada PSK yang bēropērasi, maklum lagi siang, kalau malam lumayan banyak, biasanya mērēka tērlihat di dalam bangunan, jarang ada yang mau kēluar.

sēsudah itu kamipun mulai mēmacu motor kami lagi kē jalan Malioboro sēbagaimana tujuan kami. Lalu kami mēmilih tēmpat parkir yang agak sēdikit sēpi. Kēmudian kami bērjalan. Cēwēk-cēwēk yang bērpakaian minim dan sēksi yang sēngaja mēmpērlihatkan anggota badannya tak tērhitung banyaknya. Wah.. ēnaknya kalau bisa ngēntot sama cēwēk itu.., kataku dalam hati.

Tidak bēbērapa lama kēmudian, aku mēlihat sēorang wanita, mungkin kalau kutēbak umurnya paling dibawah 30 tahun, mēmbawa sēorang anak wanitanya, mungkin umurnya baru 8 tahun. Waktu itu amat banyak pēngunjung di Malioboro sēhingga jalannya pun harus bērdēsak-dēsakan, aku sama kawan-kawanku pun tērpisah olēh banyaknya pēngunjung dan tak sēngaja tangan kiri wanita itu mēnyēntuh \’anu\’ku, namun tangan kanannya mēmēgang tangan anaknya. Bēbērapa dētik kēmudian..

\”Maaf Mas, nggak sēngaja tadi kēsēntuh \’itu\’nya?\”
\”Nggak apa-apa Mbak, kalau mau mēnyēntuh lagi, sēntuh aja lagi, saya nggak marah koq, justruan suka\” kataku Mēmpunyai Tugas.
\”Yēē, maunya\”
\”Mbak. bolēh nanya nggak?\”
\”Apaa?\”
\”Koq kē Malioboro nggak sama suaminya, kan kalau ada yang mēlakukan pēmērkosaan Mbak gimana tuh?\”
\”Yēē.. Saya kan bisa jaga diri?\”

ēntah mēngapa kayaknya aku sama dia jadi makin akrab aja, sēsungguhnya haru saja bērtēmu, itupun tak sēngaja.

\”Mbak lagi cari apa nih?\”
\”Lagi cari sēpatu buat si Fitri nih, o iya, kēnalin saya Rēni, dan ini anak saya, namanya Fitri\”
\”Ohh gitu, kalau saya Ryan\” kataku sambil bērsalaman sama Rēni dan Fitri.
\”Mau saya kawanin nggak?\”
\”Bolēh saja saja nggak ngērēpotin Mas saja\”
\”Nggak koq\”

Lalu akupun mēnēmanin Mbak Rēni dan anaknya mēncari kēpērluan sēkolah buat anaknya, sēsampainya di dalam toko tērsēbut, Fitripun mulai mēmilih sēpatu yang diinginkan. sēsudah cocok yang diinginkan si Fitri, Mbak Rēnipun mēmbayarnya di kasir toko tērsēbut, lalu kami kēluar dari toko tērsēbut.

\”Mas ini sēsungguhnya mau cari apa sih di Malioboro?\”
\”Mau cari wanita yang sēksi dan baik\” kataku.
\”Sudah dapat bēlum nih?\”
\”Sudah koq, nyantai saja\”
\”Mana dia\”
\”ini di hadapanku\” tērbukti dia baru sadar kalau yang di hadapanku itu ialah dia sēndiri.
\”ēh Mas ini, bisa aja\”
\”Bēnēr koq, Mbak Rēni cantik, sēksi lagi\” Mbak Rēni pun tērsēnyum mēndēngarnya.
\”Lalu sēsudah ini Mas mau kēmana nih?\”
\”Mau kēmana ya, pulang aja kali, udah capē nih nēmēnin Mbak sama Fitri\”
\”Ohh..\”
\”mēngapa Mbak, kaya tērangsang gitu\”
\”Nggak apa-apa\”
\”Kalau Mbak mau kēmana nih?\”
\”Kalau saya sih, langsung pulang saja, mungkin udah ditungu sama ayahnya Fitri nih\”
\”O ya, bolēh tau alamat Mbak nggak, kalau-kalau saja saya lēwat rumah Mbak, kan bisa mampir?
\”Bolēh.. Nih alamat saya\” sambil mēlontarkan kartu namanya dari dompētnya.
\”Makasih ya sudah nēmanin saya sama Fitri\”
\”Sama-sama, justruan saya yang sēmēstinya bērtērima kasih, gara-gara sudah bisa bērkēnalan sama wanita yang sēksi dan sēcantik Mbak ini\”
\”Ah Mas ini, bisa saja\”
\”Ya sudah Mbak, saya pulang duluan ya\”
\”Dadahh Fitri\”, salamku pada anaknya.
\”Dadah juga Omm\”, balas Fitri, anaknya.

Lalu aku pun pulang sēndiri, nggak tau kawanku pada pērgi kē mana, ēmang saya pikirin, kataku. Bēgitulah awal pērjumpaanku Mbak Rēni.

*****

Lalu pada suatu hari, langit amat gēlap di Yogyakarta, mau turun hujan nih, tapi aku masih 15 mēnit lagi baru nyampē kos, kēmana ya, pikirku, nggak punya kawan yang punya rumah/kos di dēkat sini, dan tiba-tiba aku tēringat akan Mbak Rēni, kubuka dompētku, kulihat alamatnya, nggak taunya posisiku waktu ini amat dēkat sama rumah Mbak Rēni, bahkan dari tēmpatku sēkarang sama rumah Mbak Rēni paling cuma bēda 10 rumah. Lalu akupun mēnuju alamat itu, sēsampainya di sana aku langsung pērcaya diri nyēlonong saja mēmbuat masuk motorku didalam pagar tērsēbut gara-gara pagarnya tērbuka bēgitu saja. tērbukti di sana sudah ada Fitri anak Mbak Rēni.

\”Halo Fitri\”, sapaku.
\”ēhh Om Ryan, koq bisa tau Rumah Fitri di sini\”
\”Kan kēmarin, Om kan dikasih kartu Mamah kamu\”
\”Ohh\”
\”Mamah mana?\”
\”Mamah lagi kē rumah Dibagian tuh\”
\”Kalau Papah mana?\”
\”Papah lagi kē Surabaya\”

Tidak bēbērapa waktu kēmudian hujan turun lēbatnya, aku pun duduk di ruang tamu, namun Fitri lagi asyik sama mainannya. Lalu timbul pikiran jorokku, gimana kalau aku bisa making lovē sama Mbak Rēni ya, mumpung suaminya lagi di Surabaya, di sēla-sēla lamunanku, tiba-tiba Mbak Rēni datang situasi basah kuyup hingga bisa tērlihat jēlas BH-nya gara-gara dia mēmakai pakaian yang lumayan sēksi.

\”Oh Mas Ryan, tungguin ya, saya mau ganti baju dulu\”
\”iya Mbak\”, jawabku lalu dia masuk kamarnya.

Aku yang sēdang dalam kēdaan gairah tinggi mēlihat ini ialah pēluang bēsar. Aku masuk didalam dan langsung mēmēluk Mbak Rēni. Mbak Rēni bērontak tapi aku kuat tērus mēmēluknya dari bēlakang hingga kēmudian kudorong Mbak Rēni kē tēmpat tidurnya dan kulucuti pakaiannya satu pērsatu.

\”Ryan, kamu mau apa, jangan macam-macam lho!\”, bēntak Mbak Rēni, tapi aku yang sudah nafsu tērus saja mēlucuti pakaiannya yang basah.

cēpat aku mēlucuti pakaian Mbak Rēni hingga tērpampang jēlas tubuhnya yang indah. Kuhisap langsung mēmēknya yang mērah dan sēakan minta di\’suntik\’ langsung.

\”Ryan, mmhh, gēli Ryan. Jangan ditēruskan Ann, mmhh\”, kēluhnya dan aku masih tētap saja mēnjilati mēmēk Mbak Rēni.

5 mēnit kujilati mēmēk Mbak Rēni, sēsudah itu kupaksa Mbak Rēni mēlayani kontolku mulutnya sampai Mbak Rēni muntah-muntah gara-gara sēpērtinya mēmang baru sēkali ini dia mēnagalaminya. Dan 5 mēnit bērikutnya kupaksa kēmbali Mbak Rēni mēlayani kontolku mēmēknya.

\”Ah, Mbak mēmēknya kēsēt bangēt sih. Kan susah masukinnya!\” tuturku gara-gara kontolku baru masuk sēpērēmpat.
\”Ryan jangan Ann, mmhh..\”
\”paling utamanya Mbak harus mēlayani saya sampai sorē..\”
\”Jangan Ryan, aduhh sakit Ann\”

Tētapi kontolku sudah Kēlēlap di kēnikmatan yang tiada tara. Kupērcēpat tēmpo Soronganku, dan Mbak Rēni mēnggēliat kēringatnya yang mēnētēs.

\”Ayo Mbak, mmhh\”
\”Mmhh, Ann, Ann\” Baca Selengkapnya

Cerita Dewasa Mbak Reni Sang Pemuas Birahi untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga bizzar.biz juga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga

Terima kasih telah membaca Cerita Dewasa Mbak Reni Sang Pemuas Birahi

Incoming search terms:

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.