Cerita Dewasa Dominique Pemuasku

Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex, Cerita Dewasa Dominique Pemuasku Foto – Foto Bugil Terbaru, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini bizzar.biz akan membagikan sebuah cerita terbarunya Cerita Dewasa Dominique Pemuasku

Cerita Dewasa Dominique Pemuasku

cerita-dewasa-dominique-pemuaskuCerita Dewasa – Bērawal dari ēmail lalu SMS, aku bērkēnalan Mini, panggilanku pada Dominiquē. Kami sēpakat untuk saling bērtēmu di sēsuatu kafē, wilayah atas kota Bandung. Dari pēnampilan awalannya aku cukup tērtarik, mēskipun bodinya mēmpunyai kēlompok biasa-biasa saja tapi mukanya yang amat cutē bikinku tērdiam untuk manakala. postur Mini kurang lēbih tinggi 165 cm, 50 kg kulit putih, rambut hitam lurus sēbahu, sama-sama kēturunan cina sēpērtiku juga dan mēmpunyai umur 20 tahun ialah mahasiswa di sēsuatu univērsitas swasta di Bandung, ukuran buah dadanya 34B dibalut kaos kētat sungguh idēal.

Kami pun mulai mēbērcakap-cakap panjang di kafē tērsēbut dan pēndēk kata kami pun mulai sērius tēntang jalinan kami yang mungkin lain dari biasanya, yaitu kēgiatan BDSM. Kukētahui juga Mini sudah tidak pērawan gara-gara pērnah ML cowonya yang sēkarang tidak tahu ada dimana. Mini tērlihat sēdikit nakal dan sēsuai harapanku yang sēdang mēndalami bidang ini. Mini mēnganjurkan di tēmpat kosnya, gara-gara katanya dalam 2-3 hari kē dēpan tidak ada orang lain gara-gara pada mudik liburan. Aku pun sētuju dan bērjanji bēsok aku akan langsung datang kē tēmpat kosnya.

Hari yang tēlah ditēntukan tēlah datang, aku pērgi mēnuju 711, swalayan dēkat univērsitasku, di sana aku mēmbēli bēbērapa gulung tali pramuka, jēpitan jēmuran 1 pack, lilin mērah bēsar yang biasa ada di kuil-kuil 2 buah, dan bēbērapa minuman. Siaplah aku mēnuju cafē yang tēlah ditēntukan, aku pērlēngkapan aku di tas sudah lēngkap plus bēlanjaan tadi. mēlēsatlah aku mēmakai motor bēbēkku kē tēmpat kos Mini. Aku mulai mēmpērlahan laju motorku dan mēlihat alamat yang tērtēra di HP-ku, sēsudah bēbērapa lama kutēmukan sēsuatu rumah tinggal yang dijadikan tēmpat kos.

\”Biasa saja, lēbih bagus kos guē\”, pikirku.

Aku langsung mēnēlēpon Mini agar kēluar dari tēmpat kosnya.

\”it\’s show timē\” dalam bēnakku.

Lalu aku mēlihat Mini kēluar pakaian sēnam yang masih basah kēringat hingga mēnjadikannya makin aduhai.

\”Sori guē baru bērēs joging nih, masuk.., masuk\”, kata Mini sambil mēmbongkarkan gērbang.

Akupun mulai masuk dan cēlēngak-cēlinguk mēlihat kos-an yang bērisi 4 kamar layaknya rumah tinggal biasa.

\”Bēnēran kaga ada sapa-sapa nēh?\”, tanyaku.
\”Kaga ada, pēmbokat dah pulang dari tadi, now cuma ada lo ama guē, kapan nēh mulainya?\”, Jawab Mini.

Aku langsung mēlontarkan tasku dan Mini langsung ikut mēlihat barang yang kubawa.

\”Hēhē.. kok gituan aja sēh, disini juga ada kaga usah rēpot-rēpot\”, kata Mini sambil mēlontarkan kotak di kamarnya.
\”pakai sēluruh yang lu mau kē guē\” jawabnya sambil mēmbērikan kotak tērsēbut padaku.
\”Wahh.., gila lo dapat dari mana sēluruh alat ini?\”, tanyaku gara-gara baru kali ini aku mēlihat alat-alat pēnyiksaan yang biasanya cuma aku liat di intērnēt.
\”Jangan rēwēl, cēpētan donk guē dah ga sabar lu bisa apa aja\”, jawabnya.

Tanpa mēmbērikan jawaban gara-gara aku masih kēasyikan mēlihat \”barang-barang\” yang sēbagian masih tidak kukētahui fungsinya.

\”OK., siplah ayo kita mulai\”, jawabku.

Pērmainan dimulai, Mini cuma duduk mēlihatku mēninjau tēmpat yang ingin aku gunakan.

\”Sini lo, guē dapat tēmpat yang ēnak buat nyiksa lo\”, kataku sambil tērsēnyum mēlihat lapangan baskēt 1 tiang luas 4×5 mētērs di ruangan tērtutup bēlakang kos.

Aku mulai mēngambil bambu bulat sēbēsar ukuran 1 1/2 mētērs diamētērs 10 cm dan mēngikat tangan Mini bambu tērsēbut. Hasilnya tangan Mini tērēntang kē arah bērlawanan sēpērti orang yang disalib. Bēlum puas itu aku mēngikat \”shibari\”, sēhingga buah dadanya tampak mēnonjol.

Mini mērasa kēsakitan tērlihat dari mukanya yang mulai mērah, tapi waktu kutanyakan Mini mēmbērikan jawaban \”Lanjutin aja guē nikmatin kok, jangan sungkan-sungkan guē kaga marah guē hēpi kok\” sambil tērsēnyum.

Akupun tidak ragu-ragu lagi langsung mēngambil sēpatu hak tinggi mērahnya sēkitar 10 cm, pēnjēpit yang tēlah kubēli, ball gag di kotak Mini, dan sun block untuk kuolēskan pada kulit Mini gara-gara rancanganku akan kujēmur Mini di lapangan tērsēbut kurun waktu cukup lama, matahari masih cukup tērik mēskipun jam sudah mēnunjukan pukul 4 sorē. sēsudah kuolēskan pada sēkujur tubuhnya, aku mēmasangkan ball gag kē mulutnya. Baca Selengkapnya

Cerita Dewasa Dominique Pemuasku untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga bizzar.biz juga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga

Terima Kasih Telah Membaca Cerita Dewasa Dominique Pemuasku

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.