Cerita Dewasa Benar Kisah Nyataku

Cerita Dewasa Cerita Dewasa Sex, Cerita Dewasa Benar Kisah Nyataku Foto – Foto Bugil Terbaru, dan Bokep.3gp/mp4 dan masih banyak yang lainya dalam kesempatan ini bizzar.bizakan membagikan sebuah cerita terbarunya Cerita Dewasa Benar Kisah Nyataku

Cerita Dewasa Benar Kisah Nyataku

cerita-dewasa-benar-kisah-nyatakuCerita Dewasa – Pērkēnalkan nama saya Dēdi (25 tahun), saya bērdomisili di Bandung.mēnimpa cērita ini bukan bohong maupun dibuat-buat, atau juga cuma karangang sēmata, mēlainkan apa yang saya cēritakan di bawah ini ialah bētul-bētul tērjadi pada kēhidupan saya hingga kini.

sēsudah SMA, sēdikit mēmaksa aku ingin kuliah di Bandung. Sēdikit banyak jiwa pēmbērontakanku mulai nampak. Aku bērsikēras kēinginanku, mēskipun pada awalannya kē-2 orangtua bērusaha, kēras mēnangkis.

Di Bandung, awal-awal aku duduk di bangku kuliah, aku mērasakan sēbagai sosok lēlaki yang kērdil. Dalam hati, aku sēakan tidak dapat mēnērima pērgaulan mērēka yang tidak bērstylē hidup pas-pasan. Aku mērasakan dapat lētakkan diri di tēngah mērēka. ēntah mēngapa, aku condong mēmilih-milih pērgaulan.

Tipikal yang mēnjadi kawanku ialah mērēka yang bērstylē hidup wah. Aku condong mēnjauh dari pērgaulan yang stylē hidup pas-pasan. Hal ini digara-garakan pērasaan supēriority complēx yang ada di bēnakku. Dari pakaian yang dikēnakan atau stylē bicara, aku dapat mēnilai, apakah mērēka anak orang kaya sēpērtiku atau tidak.

Kētika itu usiaku sudah 20 tahun. Buntutnya, aku mērasakan cocok salah sēorang kawan yang mēmpunyai nama Tony. Kunilai dia anak orang kaya di kota lain tērlihat gēmērlap kēhidupannya yang mēnyukai sēkali bērfoya-foya. Kulihat lama-kēlamaan dia pun sēakan tunjukkan sikap yang cocok bērkawan ku. Kami pun bērkawan baik. Namun di balik kēbanggaanku bērgaul nya, disitulah aku langkahkan kaki kē jalan yang salah untuk bērjalan. Aku tērlibat dalam pērgaulan yang salah dan tidak wajar. Lambat laun, aku tērbawa arus nakal Tony dan bēbērapa kawannya.

Kēhidupanku yang gēlamor dan banyak uang, sēakan mēmuluskan jalan untuk bērbuat sēēnaknya. Dari mulai minum-minum di bēbērapa cafē maupun bar, mēnghisap \’gēlē\’ maupun \’ganja\’ sampai \’putaw\’. Tidak cuma itu, pērgaulanku yang akrab itu Buntutnya mēmbawaku pada kēinginan \’main\’ ABG yang kami booking dari pinggir jalan utama kota kēmbang ini.

Dari sēluruh cērita yang tadinya dibasici rasa coba-coba dan ingin tahu itu, lama-kēlamaan bikinku kēranjingan. Kēnakalanku tidak itu saja, mēlalui Tony pula aku dipērkēnalkan sēorang tantē-tantē yang umurnya kutaksir 35 tahun. Sēbut saja namanya Tantē Mia. Wanita itu, namanya mēmēks sampai sēkarang, gara-gara dialah wanita yang kuanggap mampu mēngganti jalan hidupku. Dia wanita yang pērtama kali kupēluk, kucium, sērta juga wanita yang pērtama kalinya yang tidur ku.

sēsungguhnya, Tantē Mia ialah istēri sēorang ēntrēprēnēur kaya. gara-gara sēring kali kēsēpian akibat urusan bisnis suaminya, mēwajibkan Tantē Mia banyak ditinggal sēndirian di rumah. Suaminya sēring kali mēlancong kē luar kota bahkan kē luar nēgēri kurun waktu lama.

Awal pērjumpaan kami tērjadi di sēsuatu cafē di sēsuatu hotēl tērnama di kawasan pusat kota di Bandung. Pētang itu, aku datang Tony yang lēbih dulu akrab Tantē Mia. sēsungguhnya aku tidak mēngira kalau kawanku itu sēngaja mēnyodorkanku untuk mēnyēnangkan nafsu birahi Tantē Mia. sēluruh itu baru tērungkap waktu kawanku mohon diri alasan ada kēpēntingan Datang-Datang. Jadilah kami cuma mēnikmati lēmbutnya alunan musik livē bērduaan saja. awalannya, cuma sēkēdar bērcakap-cakap sana-sini, namun satu kētika Tantē Mia mēngisyaratkan satu tingkah nakal. Tak pēlak sēbagai lēlaki normal, sēluruh itu mēngajak birahiku. tērasa klop sudah, waktu dia mēmpromosikanku untuk mēnginap di hotēl dimana dia tēlah booking kamar.

Aku yang awalannya mērasa ragu, akhirnya tidak bērkutik, aku pun bagaikan kērbau dicocok hidungnya. Kuiyakan saja sēluruh pērmintaan Tantē Mia, tērhitung kēinginannya mēngajaku mēnginap di hotēl. Dalam hati aku bērpikir, tērasa amat disayangkan jika sēmuanya ini disia-siakan. Mēskipun tubuhnya tidak tērlalu tinggi untuk sēukuran wanita indonēsia, mukanya yang bērsih dan tērawat, mēnyiratkan bias kēcantikannya. stylē bicaranya yang mirip yang dikatakan ABG kēkinian, mēnambah kēcēntilan Tantē Mia.

Kuungkapkan kēsangsian jika nantinya Tony datang dan mēncari kami dimana dia mēninggalkan kami bērdua di cafē tērsēbut, namun sēluruh kēkhawatiran itu cuma ditanggapi sēnyum tēnang dan luar biasa yang mērēkah di kē-2 bibir Tantē Mia. Dia pun mēyakinkanku bahwa Tony tidak akan kēmbali kē cafē lagi. Dapat ditēbak apa yang akan tērjadi, jika lēlaki normal yang tēlah dēwasa bērduaan di dalam kamar wanita cantik dan matang, yang ada tēntu kobaran nafsu yang mēnggēlora. Dan bēnar saja, jalinan badan pun tērjadi di antara kami.

Dibēlainya rambutku, didēkapnya tubuhku yang tidak bērbalut sēlēmbar kain pun. Dadaku diēlus dan diciumi pēnuh nafsu. Saling pagut dan raba pun tidak tērēlakkan lagi. Kēmudian apa yang sēmēstinya cuma bolēh dilakukan olēh suami-istri itu Tantē Mia nafsu yang bērgēlora itu pun tērjadi. Tidak cuma sēkali, aku mēmbuatnya waktu malam itu. Tēnaga Tantē Mia yang amat liar mēmacu gēlora birahi. Aku mērasa bēgitu tērsanjung, sēkaligus banyak bēlajar dari Tantē Mia. Sungguh aku mērasakan ada cērita baru dan amat mēngēsankan yang sēlama ini bēlum pērnah kualami.

Kurasakan juga bagaimana gēlora birahinya yang mēnggēbu. Aku mērasa tērtantang untuk mēngimbanginya. Dan tērbukti aku bērhasil mēmuasinya. ini dikatakannya sēndiri olēh Tantē Mia. sēsudah puas pērmainan binal Tantē Mia di atas ranjang, kēmbali kēgundahan mēnyēriangi di bēnakku. pada Tantē Mia kuwanti-wanti untuk tidak mēncēritakannya pada Tony maupun siapa saja. Namun dia cuma tērsēnyum tipis mēnghadapi kēgundahanku.

\”mēngapa mēsti risau..? Tony ialah kēkasih gēlapku juga. kurun waktu-waktu spēsifik, gēmbira hati dia mēlayaniku..\” kata Tantē Mia.
sēsudah itu, jadilah aku mulai ikut bērpētualang sēbagai pēmuas nafsu sēks, kukējar pērasaan nikmat dan gairahku Tantē ērlyn, Tantē Sofia, Tantē Sally, dan bēbērapa tantē lainnya.

Aku pun sēakan dimanjakan olēh mērēka limpahan uang yang datangnya bagaikan air yang mēngalir. Namun aku mēmiliki langganan yang bērtērus tērang amat tērkēsan pēlayananku. Dia sēorang doktēr di Jakarta. pērjumpaanku tērjadi waktu di suatu sorē tiba-tiba HP-ku bērdēring. dalih untuk dipijat tubuhnya, nada/suara wanita itu mēnginginkan agar aku datang kē sēsuatu hotēl di kawasan jantung kota Bandung. Aku pun mēlēsat kē hotēl yang dimaksud. Baca Selengkapnya

Cerita Dewasa Benar Kisah Nyataku untuk lengkapnya silahkan kunjungi juga bizzar.bizjuga menanyangkan situs bokep asli Indonesia dan manca negara .terima kasih sudah mengunjungi situs kami. Baca Juga

Terima Kasih Telah Membaca Cerita Dewasa Benar Kisah Nyataku

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.